Dear diary,
Aku lelah banget rasanya. entah apa karna aku kurang bersyukur ato aku yg terlalu berlebihan menuntut ini dan itu. wajar klo sebagai manusia biasa dan sbg istri aku terkadang iri melihat kehidupan rumah tangga orang lain. bukan karna materi tapi karna perhatian, rasa saling peduli, tenggang rasa, peka dan saling mengerti karna kesadaran karna paham karna menyadari bukan karna keterpaksaan dan sewaktu waktu saja.
peran suami memang mencari nafkah dan mensejahterakan keluarganya. tapi tak jarang saya liat suami jg ikut berperan serta dalam rumah tangga membantu istri. masih ada suami yg bersedia menjaga ketiga anaknya dihari libur kerjanya hanya untuk memberikan waktu "me time" buat sang istri. pdahal suami sdh lelah bekerja seminggu mencari nafkah di hari liburpun masih mau mengurus anaknya kasih makan dan menjaga rumah tetap bersih dan rapih sementara ia berikan waktu untuk me time buat istrinya yang nota bene istrinya ga kerja tp bisa diberikan waktu senang sedikit
AKU
Minggu, 19 Oktober 2014
Minggu, 14 September 2014
Sekarang ini aku lebih memilih diam. Terkadang slalu terbesit keinginan untuk sms menguraikan segala keluhanku dan menjadi kekesalanku. Tapi selalu saja endingnya sms itu tak pernah ku buat apalai kukirim. Aku hanya berkata2 dalam hatiku tentang rasa kesalku dan yg tidak membuatku nyaman. Entah kenapa. Biasanya sms panjang lebar sudah kebeberkan padanya. Tp kali ini aku tidak begitu. karna biasanya pasti dg segudang kata2 dia punya alasan dan selalu dg nada kasar yg membuatnya geram.Dia tidak ingin terusik, dia tidak boleh terusik, dia ingin tenang dg apa yg ingin dia lakukan. Dia selalu merasa lebih tahu dan lebih mengertti dg apa yg dia lakukakan
Langganan:
Postingan (Atom)